Kamis , | WIB

Jumat, 27 Maret 2015 - 23:33:59 WIB
APARAT PENEGAK HUKUM SEGERA MEMANGGIL DAN MEMERIKSA AGUNG LAKSONO
Hukum & Kriminal - Dibaca: 8898 kali


TERKAIT DUGAAN KORUPSI DANA BANTUAN PROGRAM KESEHATAN

SURABAYA,INTELIJENPOST.COM Aparat Penegak Hukum yang menangani terkait kasus Kolusi, Korupsi dan Nepotisme ( KKN ) antara lain, Mabes Polri, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia Lahane Aziz minta kepada tiga (3) Aparat Penegak Hukum tersebut untuk serius menangani kasus korupsi, nanti dari salah satu Aparat Penegak Hukum tersebut, kalau serius menangani kasus dugaan korupsi ini, LSM akan mengirim data yang akurat melalui email IntelijenPost.com, ujar Aziz.

Sementara adanya dugaan korupsi dana bantuan dari Bill Gates senilai …. Juta dolar Amerika Serikat ( AS ), menyangkut program kesehatan akan digunakan untuk mengatasi masalah penyakit Malaria, Tuberculosis ( TBC ), Sindroma Merapuhnya Kekebalan Tubuh ( HIV – AIDS ), Demam Berdarah dan Keluarga Berencana ( KB ).

Pasalnya, ex Menteri Kordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat ( Menko Kesra ) Agung Laksono mengatakan, Indonesia sangat berterima kasih kepada filantropis dunia William (Bill) Gates yang mendonasikan hartanya senilai…..juta dolar Amerika Serikat atau setara dirupiahkan …. Ratusan meliar untuk program kesehatan di Indonesia.

Sesuai data dan informasi yang dihimpun LSM, Agung menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan Bill Gates, Sabtu ( 5/4/2014 ), pada kesempatan itu hadir pula Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dan Chairman atau CEO Mayapada Group, Dato Sri Dr. Taher.Jadi sudah jelas yang menerima dana bantuan dari Bill Gates adalah ex Menkokesra Agung Laksono dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang melaksanakan penyaluran dana bantuan program kesehatan tersebut.

LSM menjelaskan,karena waktu menerima dana bantuan dari Bill Gates pada bulan April 2014, sedangkan bulan Agustus 2014, masyarakat dan Pemerintah lagi sibuk dengan kampanye dan berlangsungnya Pemelihan Umum ( Pemilu ) Capres dan Cawapres, jadi pada saat itu segala program bantuan penyaluran anggaranpun dihentikan sementara, kemudian pada bulan Desember 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Kabinetnya sudah menyerahkan kegiatan dan jabatannya kepada Presiden Jokowi – JK beserta Kabinetnya.ungkap Aziz.

Selanjutnya, ada indikasi terjadi penyimpangan anggaran serta dugaan terjadi korupsi dana bantuan program kesehatan, Menko Kesra Agung Laksono menerima dana bantuan dari Bill Gates, bulan April, untuk menyusun program dan menyalurkan anggaran sekitar bulan Mei, apakah selang waktu untuk selesaikan program itu di bulan Juni – sampai Juli, anggaran seluruhnya bisa tersalur habis, ini menyangkut anggaran bantuan dana dari Bill Gates jumlahnya sangat besar yakni ratusan meliar, tegas Aziz. ( IP – AL )

Berita Lainnya