Senin , | WIB

Sabtu, 05 September 2015 - 15:43:27 WIB
SARANA BONGKAR MUAT BARANG EKSPOR - IMPOR DI ICT PELINDO III TANJUNG PERAK TIDAK LAYAK
Pelabuhan - Dibaca: 5189 kali


SEHINGGA DWELLING TIME

SURABAYA,INTELIJENPOST.COM - Sarana bongkar muat barang ekspor – impor di International Container Terminal (ICT) Pelindo III Tanjung Perak , selalu mengalami kelambatan karena alat angkut untuk memindahkan dan menaikan barang berupa container di atas truk dengan mempergunakan forklip, Kalmar dan trans tener menjadi rebutan karena sarana yang disediakan kurang, disamping itu ada beberapa unit rusak dan dibiarkan terbengkelai serta yang ada beroperasi kurang lebih empat yunit dalam keadaan kurang normal alias tidak layak karena forklip, Kalmar dan trans tener ini buatan tahun 2007.

Intelijenpost coba konfirmasi masalah berita ini dengan beberapa pengurus barang ekspor – impor dan salah satu pengurusnya berinsial AR mengatakan, barang atau container kami selalu mengalami dwelling time karena dikerjakan memakai peralatan forklip, Kalmar dan trans tener yang dinilai sudah tidak layak pakai sebab angkat barang (container) yang beratnya 30 ton saja sudah terseok – seok, padahal  barangnya cuma beberapa container bias dikerjakan sampai  sekitar dua – tiga hari, ujarnya.

Lanjut dia (AR), dengan kelambatan alat tersebut kami merasa dirugikan karena barang atau container ini bisa dikerjakan dalam satu hari dan langsung bisa dikeluarkan dari ICT, ternyata diselesaikan antara dua sampai tiga hari, padahal kami bayar ongkos kerja  dimuka dan dikenakan mahal sebab ada biaya tambahan, jelasnya.

AR menambahkan, yang membuat kami kecewa masalah sarana bongkar muat berupa forklip, Kalmar dan trans tener yang ada di ICT  sudah tidak memadai  sedangkan peralatan yang ada di PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI), sarana angkut forklip, Kalmar dan trans tener barangnya hampir semua baru dan sistim kerjanya modern serta bisa angkat container barang sampai diatas 30 ton.

Yang menjadi bahan pertanyaan dan sepengetahuan kami, PT. ICT dan PT. BJTI inikan sama – sama perusahan milik PT. Pelindo III, kenapa sampai ada perbedaan sarana angkut barangnya, apa ini ada unsur  kesengajaan untuk merugikan pengusaha ekspor – impor  supaya semua menjadi bangkurat dan PT. BJTI yang akan ambil alih seluruh usaha ekspor – impor di pelabuhan Tanjung Perak, kata AR bersama rekan – rekannya.  ( IP – LA )

Berita Lainnya