Selasa , | WIB

Selasa, 22 September 2015 - 19:05:16 WIB
JOKOWI BISA JATUH, LSM: TERJERAT ANGGARAN BLUSUKAN
Nasional - Dibaca: 2958 kali


SURABAYA,INTELIJENPOST.COM - Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia Lahane Aziz mengatakan, Jokowi bisa jatuh dari kursi Kepresidenannya akibat terjerat anggaran blusukan karena DPR RI bisa meminta keterangan kepada Presiden Joko Widodo terkait penggunaan anggaran yang digunakan untuk “blusukan”. Pasalnya, anggaran yang dipakai blusukan Jokowi mencapai miliaran rupiah, tetapi hasilnya tidak konkrit.

Sementara pendapat ini disampaikan Ketua. Kordinator LSM. PKA-PPD Lahane Aziz kepada Intelijenpost baru lalu. “Sebab anggaran blusukan Jokowi besar, tetapi hanya pencitraan dan model kampanye, tidak ada hasilnya yang konkrit,” tegas Aziz.

Selanjutnya menurut Aziz, kalangan DPR bisa menggunakan hak bertanya pada Jokowi akan kegunaan anggaran blusukan yang besar itu. “Bisa jadi dan jika terbukti adan penyimpangan anggaran blusukan, Jokowi bisa tersengat dan jatuh,” ujar Aziz.

Dia (Aziz ) mengungkapkan, kasus yang bisa menimpa Jokowi itu sebetulnya diselesaikan, tetapi semua media dan DPR “mulutnya” terkunci. “Kemudian kalangan DPR yang diharapkan kritis, tidak bersuara sama sekali. Begitu pula media-media besar semua berpihak kepada Jokowi,” sesal Aziz.

Aziz juga mengatakan, situasi saat ini mirip era Soeharto, di mana semua dikuasai rezim berkuasa, dan hanya rakyat yang bisa menjebol itu semua. “Karena rakyat dan mahasiswa ibaratnya banjir yang dapat menyapu apa saja yang merintanginya sehingga yang berkuasa akan runtuh, jelasnya.

Imbuh Aziz, apa lagi sekarang mahasiswa dan masyarakat luas sudah punya media sosial dan akan bergerak secara suka rela meminta Jokowi mundur. Sebab kondisi ekonomi makin terjepit justru Jokowi makin menggila dengan gaya ngeles dan pencitraannya,” pungkas Aziz.

Berita yang dilansir Intelijenpost, sebelumnya politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono membeberkan nilai nominal yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo setiap blusukan ke berbagai daerah. Nominalnya ternyata cukup mencengangkan.

“Lantas berapa dana yang habis bila presiden datang ke daerah, berapa ribu tentara dan polisi yang mengamankan? Bisa tiga ribu personel. Kalau anggaran personel sektor pengamanan saja Rp 100 ribu, itu sudah Rp 3 miliar anggarannya. Belum lagi biaya-biaya fasilitas transportasi udara dan darat,” kata Bambang baru lalu.(IP - *** )



Berita Lainnya