Senin , | WIB

Rabu, 04 April 2012 - 23:12:56 WIB
Inilah Makanan Tak Baik untuk Kesehatan Jantung
Gaya Hidup - Dibaca: 37409 kali


Penyakit jantung telah memakan banyak korban. Penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat, mulai dari kebiasaan merokok hingga kurang olahraga. Lemak dari makanan dapat menyumbat aliran darah yang memicu serangan jantung.

Agar jantung sehat, tubuh orang dewasa sebaiknya memperoleh asupan 2,000 kkal kalori yang terdiri dari sodium (kurang dari 1,500 mg), lemak jenuh (kurang dari 16 gram), dan kolesterol (kurang dari 300 mg) per hari. Namun, dengan menjamurnya restoran fast food, kini makanan yang mengandung garam, lemak jenuh, dan kalori melebihi batas dalam satu porsinya mudah ditemui.

Untuk mereka yang punya kelebihan berat badan dan punya riwayat penyakit jantung, atau ingin menjaga kesehatan, sebaiknya hati-hati dengan makanan berikut yang dikutip dari Live Science.

1. Makanan pembuka di restoran
Per sajian appetizer sering mengandung kalori, lemak, dan sodium setara dengan makanan utama. Misalnya 'Aussie Cheese Fries with Ranch Dressing' di Outback Steakhouse. Porsi regulernya memang besar, bisa untuk 3 orang, namun tetap saja berbahaya bagi jantung. Ada 2,900 kkal kalori, 182 gram lemak, dan lebih dari 1500 mg sodium. Begitu juga dengan chicken wings. Per 6 buah sayap ayam dengan tambahan dressing mengandung 1,000 kkal kalori dan 50 gram lemak. Makanya, pilih sup bening dan salad dengan mayones rendah lemak saja jika ingin makan sebelum menu utama datang.

2. Menu sehat di restoran
Tidak semua makanan yang diberi label sehat memang benar-benar sehat. Faktanya, meski memang sedikit lebih menyehatkan dibanding menu biasa, makanan ini tetap perlu diwaspadai. Salah satunya adalah salad. Misalnya di restoran Applebee Amerika, 'Grilled Steak Caesar Salad' mengandung 1,300 kkal kalori, 2,200 mg sodium, dan 80 gram lemak. Contoh lainnya adalah 'Mushroom Swiss Turkey Burger' di Ruby Tuesday, yang mengandung 1,200 kkal kalori dan 70 gram lemak.

3. Menu Cina ala Amerika
Masakan khas negara manapun, jika sudah disajikan dengan gaya Amerika, biasanya akan menjadi lebih tidak sehat dibanding resep aslinya. Misalnya 'Double Pan-Fried Noodles Combo' di P.F. Chang bistro dengan kandungan 1,800 kkal kalori, 70 gram lemak, dan 7,500 mg sodium per porsi. Contoh lainnya adalah ayam asam manis di General Tso.

4. Ayam goreng KFC dan McDonald's
Bukan rahasia lagi kalau ayam goreng tepung yang dijual di restoran fast food sarat akan kolesterol jahat. Hal ini disebabkan oleh minyak goreng berkualitas rendah yang dipakai berulang-ulang. Jika yang digoreng adalah kentang, zat berbahaya bernama acrylamide akan dihasilkan dan menyebabkan kanker.

'Popcorn Chicken' di KFC mengandung 1,300 kkal kalori dan 19 gram lemak jenuh, sementara 'Chicken McNugget' di McDonald's mengandung 840 kkal kalori dan 11 gram lemak jenuh. Jika diberi saus cocolan, kalori yang ditambah sebanyak 200 kkal dengan ekstra 4 gram lemak jenuh.

5. Makanan beku di supermarket
Makanan beku ini biasa kita lihat di deretan rak pendingin di pasar swalayan. Tinggal dihangatkan, makanan ini pun siap disantap karena sudah matang (sudah dimasak sebelumnya). Sebut saja 'Roasted Chicken Pot Pie' Pepperidge Farm. Kalori yang tertera di label nutrisinya hanya untuk setengah pie. Jika digandakan, dalam satu pie terkandung hampir 1,100 kalori dan lebih dari 60 gram lemak, serta sekitar 1,800 mg sodium.

6. Menu anak
Meski porsinya lebih kecil, menu anak (kid's meal) di restoran tak kalah berbahaya dibanding menu biasa. Misalnya 'Double Macaroni n Cheese' di Romano's Macaroni Grill, mengandung 1,210 kkal kalori, 3,400 mg sodium, dan 62 gram lemak. Jika anak Anda sering memakan makanan ini, ia bisa terkena serangan jantung pada umur 30 tahun. Membelikan si kecil paket menu anak dan segelas soda dapat membuatnya kelak menderita diabetes dan obesitas, salah satu pemicu serangan jantung.

Berita Lainnya