Kamis , | WIB

Selasa, 15 April 2014 - 20:59:29 WIB
KOTA AMBON TINGKAT ABRASI TINGGI
Nusantara - Dibaca: 133266 kali


AMBON,INTELIJENPOST.COM Pemerintah Wilayah Kota Ambon khususnya Walikota maupun Pemprov Maluku harus kordinasi serius dalam penanganan atau peduli terhadap lingkungan yang mana tingkat abrasi sangat tinggi, sehingga pengisan pantai oleh air laut.

Dari hasil liputan Intelijen Post  di kota Ambon baru baru ini, tadinya pantai mulai dari Hatiwe, Tawiri, Laha, Airmanis dan hatu sekitarnya yang tadinya pantainya menjorok kelaut saat ini terkikis habis rata – rata sekitar seratus meter dan tingkat kerawanan daerah – daerah ini akan disapu habis oleh gelombang air laut.

Untuk itu Pemerintah Kota Ambon dan Pemprov Maluku segera mengambil tindakan kepedulian kepada masyarakat tersebut sebelum hal bencana dimaksud terjadi, maka tindakan pengamanannya harus membangun tanggul – tanggul serta tembok pembatas daratan dan lautan.

Intelijen Post coba konfirmasi berita ini dengan beberapa masyarakat yang rumahnya berjarak rata – rata kurang lebih sepuluh meter dari  bibir pantai mengatakan, awalnya rumah kami tadinya berjarak dari pantai kelaut sekitar seratus dua puluh meter, tapi dengan adanya pengeringan pantai untuk pengeluasan kota Ambon  akhirnya hal ini sangat berdampak kepada desa – desa tersebut.

Menurut masyarakat tadi sebenarnya keluhan tentang adanya ancaman bahaya ini sudah ada, namun Pemerintah Kota maupun  Pemprov Maluku belum ada kepedulian atau menanggapi serius terkait permasalahan abrasi dimaksud, ujarnya.

Maka dengan turunnya berita ini Intelijen Post minta kepada Pemerintah pusat dalam hal ini, Menteri Perhubungan, Menteri Kelautan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Sosial  serta instansi terkait lainnya  segera mengambil tindakan kepedulian dan perencanaan anggaran supaya terealisasi pembangunan yang dapat mengatasi pengikisan pantai ( abrasi ), cetusnya.

Sangat diharapkan kepedulian Pemerintah, jangan sudah terjadi bencana baru ada tanggapan, kami masyarakat Ambon dan khususnya Maluku baru diterpa kerusuhan jangan ditimpa dengan bencana lain pula  kami perlu kedamaian, ketentraman  dan perlu hidup yang layak, kata pemuka masyarakat ini.

Disamping itu masyarakat juga mengharapkan Pemerintah segera membentuk  tim pelaksana dan pengawasan proyek pembuatan talit atau tembok penghalang terjadinya abrasi  agar tidak terjadi bencana yang dapat menelan banyak korban.( LA _ Diva )

Berita Lainnya