Rabu , | WIB

Sabtu, 17 Mei 2014 - 16:11:31 WIB
OKNUM INTELIJEN, SODOMI DUA BOCAH DIBAWAH UMUR
Hukum & Kriminal - Dibaca: 44909 kali


Ilustrasi

PEKANBARU,INTELIJENPOST.COM Sungguh ironis, perbuatan yang dilakukan oleh oknum intelijen Kejaksaan Tinggi(Kejati) Riau, bahkan aksinya sangat memalukan nama korps Adhiyaksa.

Seorang tenaga honorer di bidang intelijen di Riau ditangkap karena terlibat kasus sodomi bocah di bawah umur.

"Tersangka baru malam (16/5/2014) kita amankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Robert Hariyanto dikonfirmasi, Sabtu (17/5/2014) di Pekanbaru.

Robert mengungkapkan, tersangka bernama Dodi Wirja (30) dengan status tenaga honorer bidang intelijen di Kejati Riau. Intelijen Kejati Riau ini ditangkap di Komplek Perumahaan Kejaksaan Tinggi Riau, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.

“Kasus ini terungkap saat ibu korban memandikan putrinya, dan melihat didubur korban ada yang aneh” ujar Kapolres

Kapolres menambahkan, saat korban ditanya ibunya, korbanmengaku itu hasil perbuatan tersangka, sehingga keluarga korban melapor.

“Pertama korbannya anak perempuan berinisial NO berusia 12 tahun. Korban kedua adalah bocah laki-laki berinisial JF berusia 13 tahun. Keduanya menjadi korban pelecehan seksual dengan cara disodomi tersangka” ungkapnya.

Robert menambahkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan vidum pada kedua korban."Kita sudah melalukan pemeriksaan visum terhadap kedua korban. Untuk korban perempuan alat vitalnya tidak dirusak, namun dia disodomi," imbuh Robert.

Tersangka merupakan tetangga kedua korban. Mereka sama-sama tinggal di Komplek Perumahan Kejati Riau. Kasus pencabulan ini dilakukan tersangka pada Kamis (15/5/2014).

‘’Modusnya kedua anak ini sering bermain ke rumah pelaku yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah para korban. Kemudian korban diiming-imingi uang Rp50 ribu kemudian diajak ke kamar pelaku. Dia kemudian melakukan pencabulan di kamar tersebut,’’ jelasnya

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, karena tidak menutupkemungkinan masih ada korban lainnya.

"Hasil visum menunjukan anus kedua korban mengalami bekas tusukan benda dan ada memar," pungkasnya (IP/RG)



Berita Lainnya