Rabu , | WIB

Senin, 29 September 2014 - 14:03:11 WIB
DIBALIK INTRIK MAU MERUSAK NAMA BIP 45
Nasional - Dibaca: 149532 kali


Pimred Intelijenpost Saat Wawancara Dengan BRM. Hario Budiono

BADAN INTELIJEN PEJOEANGAN 1945 REPUBLIK INDONESIA

JAKARTA,INTELIJENPOST.COM Sejarah Pemimpin Tertinggi BIP’ 45, Badan Intelijen Pejuang 1945. Badan Intelijen Pejuang 45 ( BIP 45 ) adalah wadah bela Negara dan berjuang tiada akhir yang terdiri dari, Veteran Pejuang 45, mantan Presiden – RI, Pejabat Tinggi Negara, Purnawirawan / aktif TNI dan Polri, Cendikiawan, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat yang mengabdikan diri untuk bela Negara.

Selanjutnya bertujuan untuk, - Bersatu mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ), - Bersatu melindungi dan menjaga dari segala bentuk penjajahan Idiologi, Ekonomi, Sosial, Budaya, Hukum, Politik, Pertahanan dan Keamanan. Menjaga keutuhan Panca Sila dan Undang – Undang Dasar 45 ( UUD 45 ), memperjuangkan dan melindungi rakyat kecil dari tindakan oknum Aparat Negara yang sewenang – wenang, mengamankan dan mentuntaskan asset amanah untuk kepentingan Bangsa dan Negara.

Untuk selalu dikenang Badan Intelijen Pejuang 45 dan perjuangan tiada akhir BIP’ 45, Intelijen Post adakan wawancara khusus di kediaman BRM. Hario Budiono Soep, MA, kode sandi ( 9999 ) mengatakan, sesuai profil dirinya adalah sebagai perintis dan pendiri Polisi Militer ( PM ), Intelijen Negara, Lembaga Sandi, RPKAD yang sekarang bernama KOPPASUS, Beliau juga Perwira Tinggi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Komandan Pasukan Samber Nyawa, dan juga bersama Bung Karno mendirikan BIP’ 45 yang duluh dikenal dengan nama Pasukan Gajah Kencana dalam Kepres – RI tentang doktrin perjuangan, serta Beliau adalah Komendan Strategi Militer dan Intelijen Nasional – Internasional, ujarnya.

Sementara adanya intrik yang mau merusak nama BIP’ 45 BRM. Hario Budiono menegaskan sesuai surat peringatan dari Pemimpin Tertinggi / Komando Tertinggi BIP’ 45, diberitahukan kepada seluruh Anggota BIP’ 45 atau surat – surat yang menyangkut nama BIP’ 45 dimanapun berada yang mempunyai Kartu Tanda Anggota ( KTA ) bernama BIP’ 45 agar segera datang kekantor Cilangkap Jakarta.

Adanya intrik, mengenai pemalsuan dan penipuan identitas yang dilakukan oleh oknum Sawiji yang merubah namanya menjadi K.G.R.H, Widjaya Kusuma, SH, MH, KHK, alias Soekarno alias Iskandar, merupakan oknum BIP’ 45 yang melakukan pencatutan nama dari K.G.R.H, Tjokrodiningrat, SH,MH,KHK, yang merupakan Sekretaris Militer pada era Presiden Soekarno, maka dari itu perlu dilakukan kerja sama antara masyarakat dengan pihak yang berwajib, agar masyarakat tidak terpengaruh dan diperdayai oleh Sawiji atau K.G.R.H, Widjaya Kusuma , SH,MH, KHK, dan jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaannya untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwajib setempat, tegas BRM. Hario Budiono.

Untuk mempersempit gerak intrik yang mau merusak BIP’ 45, instruksi Ketum Nomor : 02/VII/DPP/L.P.S.N.P.B/ DPC/L.P.S.N.P.B/ BIP 45 merupakan eksponen para pejuang dan perintis Kemerdekaan yang belum luntur semangatnya, bahwa sumpah dan janji setia kepada Nusa dan Bangsa. Oleh sebab itu, Panca sila dan Undang – Undang Dasar 45 merupakan darah dan daging bangsa, ibarat tanah dengan air, maka seluruh anggota L.P.S.N.P.B, BIP’ 45 agar mewaspadai terhadap prilaku, sikap, serta gerak – gerik kasus yang menamakan dirinya adalah ISIS, perlunya ditindak tegas di bumi NKRI tidak ada namanya ISIS, nama ISIS ciptaan setan jadi wajib dikikis sampai habis ke – akarnya, tutur BRM. Jenderal yang peduli pada rakyat kecil.    ( IP – LA )

Berita Lainnya